seperti ini
BloG SederHana Saya
kesederhanaan pada diri saya
Selasa, 15 Januari 2013
Belanja Coklat Murah
Coklat ? hmm.. sudah terbayang kan betapa kelezatannya, siapa sich yang nggak kenal coklat?? semua orang pasti kenal, hanya saja tidak semua orang bisa cocok makan coklat, tapi sekali udah cocok dengan yang namanya coklat, hmmm pasti ketagihan, apalagi sekarang banyak banget bentuknya yang lucu - lucu...
seperti ini
seperti ini
Sabtu, 23 Januari 2010
Be Your self
Masa muda benar - benar masa yang labil, masa yang benar - benar butuh keseimbangan antara akal dan perasaan, dimana di masa remaja sangatlah begitu banyak masalah yang menghampiri. Mulai dari masalah percintaan, persahabatan, orang tua, dan masih banyak lagi. Belum lagi masalah tugas - tugas sekolah...ufh.....BeTe dech jadinya. Berhubung masa remaja tu benar - benar menjemukan, jangan sampai kita semua terjerumus ke dalam hal - hal yang negative, mulai dari memakai narkoba, miras, atau mungkin seks bebas yang begitu semakin maraknya saat ini Naudzubillahimindzalik, amit - amit dech, jangan sampai kita semua menjadi kayak gitu, sungguh akan menjadi murka ALLAH, belum lagi nama baik keluarga kita, bakal kasian orang tua kita, bayangkan kalau kita sampai terjerumus ke dalam seks bebas, huft...
Mitos - mitos
Mitos??? hmmm.....
Tentu masih kental di kalangan kita semua, kata orang dulu "Jangan memakai payung di dalam rumah, nanti salah satu keluarga kita akan meninggal", "Jangan makan di depan pintu, nanti jodohnya kan jauh",, dan mungkin masih banyak lagi . . .
Dilarang memakai payung di dalam rumah, karena rumah kita kan sudah ada atapnya,, hehehe, jangan kuatir takut akan kehujanan atau kepanasan dech, kematian juga memang salah satu siklus yang harus dilalui oleh setiap makhluk yang hidup, dilarang makan di depan pintu karena kalau ada orang mau masuk rumah gimana ? susah kan??? , memang susah juga, di negara kita tercinta ini memanglah mayoritas penduduknya pun muslim tapi ternyata tidak menjamin juga, akan banyaknya muslim di Indonesia bisa menjadikan bangsa kita ini menjadi seorang yang benar - benar muslim, coba kita dengarkan kata - kata orang terdahulu mungkin nenek , kakek, atau orang tua kita, atau teman kita, yang masih mempercayai akan adanya mitos tersebut.
Tentu masih kental di kalangan kita semua, kata orang dulu "Jangan memakai payung di dalam rumah, nanti salah satu keluarga kita akan meninggal", "Jangan makan di depan pintu, nanti jodohnya kan jauh",, dan mungkin masih banyak lagi . . .
Dilarang memakai payung di dalam rumah, karena rumah kita kan sudah ada atapnya,, hehehe, jangan kuatir takut akan kehujanan atau kepanasan dech, kematian juga memang salah satu siklus yang harus dilalui oleh setiap makhluk yang hidup, dilarang makan di depan pintu karena kalau ada orang mau masuk rumah gimana ? susah kan??? , memang susah juga, di negara kita tercinta ini memanglah mayoritas penduduknya pun muslim tapi ternyata tidak menjamin juga, akan banyaknya muslim di Indonesia bisa menjadikan bangsa kita ini menjadi seorang yang benar - benar muslim, coba kita dengarkan kata - kata orang terdahulu mungkin nenek , kakek, atau orang tua kita, atau teman kita, yang masih mempercayai akan adanya mitos tersebut.
Pernikahan Dini??
"Nikah??? nggak ah, aku kan masih muda, pa lagi pacarku juga masih kuliah?? mana mau dia aku ajak nikah, bisa - bisa aku yang ditinggalin ma dia" kata seorang gadis di saat salah satu temannya menanyakan tentang status pernikahan. Ya begitulah, pernikahan dini saat ini masih dianggap tabu tapi seks bebas dianggap sudah biasa, kalau hamil kan tinggal nggugurin ajah,,,wah...wah...bisa rusak ne mental para pemuda - pemudi saat ini. Kebanyakan dari mereka semua lebih cenderung takut dengan adanya ikatan yang suci yaitu pernikahan. Sebenarnya sich masih heran, mereka cenderung lebih menikmati akan adanya suatu hubungan tanpa suatu ikatan, kemana - mana selalu berdua, bermesraan, bahkan bersenggama layaknya pasangan suami istri yang sah,,Naudzubillahhimindzalik, apa kata dunia akhirat, kalau remaja sekarang lebih suka seperti itu, apa keuntungannya, paling hanya memuaskan nafsu sesaat, yaitu di dalam bersenggama, kalau sudah hamil pasti bakal kebingunan, kalau si dia diminta untuk tanggung jawab pasti bakal kabur, dengan banyak alasan, yang masih kuliah, masih belum siap rumah tanggalah, dan masih ada seribu alasan lainnya. Dan jalan keluar yang ditempuh pun benar - benar menyedihkan, menggugurkan, wah..wah...kayak pahlawan ajah pake gugur segala, Tapi tau nggak dengan adanya pernikahan dini, kita bisa membunuh seribu setan(kalau nggak salah sich) tapi yang jelas, kita akan lebih aman karena sudah berada di dalam pernikahan,,,
Kamis, 10 Desember 2009
Risalah Fatimah di IraQ
Surat Fatimah gemparkan kota Baghdad
Fatimah adalah seorang saudara perempuan seorang
mujahid yang terkenal di daerah Abu Gharib, yang
berasal dari sebuah keluarga yang terkenal kebaikan
dan ketaqwaannya. Suatu hari pasukan AS menyerbu
rumahnya, dengan tujuan menangkap saudaranya. Namun
karena mereka tidak dapat menemukannya, pasukan AS
menangkap Fatimah dengan tujuan memaksa saudaranya
menyerahkan diri.
Surat tulisan tangan Fatimah, baru-baru ini berhasil
diselundupkan keluar dari penjara Abu Gharib, surat
ini menggambarkan penderitaan para tawanan wanita
akibat perbuatan terntara AS. Segera surat ini
tersebar dan menghebohkan kota Baghdad, mengirimkan
gelombang yang akan terus berlanjut ke seluruh Iraq.
Mafkarat al-Islam berhasil mendapatkan salinan surat
tersebut.
Bismillahirrahmanirrahiim.
*Say He is God the One; God the Source [of
everything]; Not has He fathered, nor has He been
fathered; nor is anything comparable to Him.* [Qur*an,
Surat 112 *al-Ikhlas*]
Saya menulis surat Al-Ikhlas ini karena mempunyai arti
yang mendalam bagi saya, dan menimbulkan getaran di
hati orang-orang yang beriman.
Saudaraku mujahidin di jalan Allah* Apa yang dapat
kukatakan padamu?
Saya katakan, rahim-rahim kami telah terisi dengan
janin akibat perkosaan yang dilakukan keturunan kera
dan babi itu. Mereka telah menodai tubuh kami,
meludahi muka kami, dan merobek-robek Al-Quran untuk
digantungkan ke leher-leher kami. Allahu Akbar.
Tidakkah kau mengerti tentang kejadian yang menimpa
kami? Betulkah kau tidak tahu ini terjadi pada kami?
Kami saudaramu, dan Allah akan meminta tanggungjawabmu
tentang kejadian ini kelak.
Demi Allah, tidak semalam pun kami lewatkan di penjara
ini kecuali mereka mendatangi salah satu dari kami
untuk melampiaskan nafsu setannya. Padahal kami selalu
menjaga kehormatan kami karena takut kepada Allah.
Takutlah pada Allah! Bunuhlah kami bersama mereka!
Hancurkan mereka bersama kami! Jangan biarkan kami di
sini agar mereka bisa bersenang-senang memperkosa
kami, sesungguhnya ini adalah sebuah perbuatan dosa
besar di sisi Allah. Takutlah pada Allah akan urusan
kami. Biarkan (jangan serang) tank dan pesawat mereka.
Datanglah pada kami di penjara Abu Ghurayb.
Saya saudaramu karena Allah. Mereka memperkosa saya
lebih dari sembilan kali dalam satu hari. Bisakah kau
bayangkan? Bayangkan salah satu saudaramu diperkosa.
Bersama saya ada 13 gadis, semuanya belum menikah.
Semuanya telah diperkosa didepan mata kami semua.
Mereka melarang kami untuk sholat. Mereka mengambil
pakaian kami, dan membiarkan kami telanjang. Saat
surat ini saya tulis, seorang diantara kami telah
bunuh diri setelah diperkosa beramai-ramai. Seorang
tentara memukulnya di dada dan paha setelah
memperkosanya, lalu menyiksanya. Gadis itu kemudian
bunuh diri dengan memukulkan kepalanya ke tembok
penjara, karena dia sudah tidak sanggup menerima ini.
Meskipun bunuh diri dilarang oleh Islam, saya
memaklumi perbuatannya*
Saya hanya berharap, semoga Allah mengampuninya,
sesungguhnya Dia Maha Pengampun.
Saudaraku, saya katakan padamu lagi, takutlah pada
Allah. Hancurkan kami bersama para tentara itu, agar
kami bisa beristirahat dalam damai.
Tolonglah kami, tolonglah kami, tolonglah kami*
Waa Mu*tasimah!.
Surat ini telah berakhir, namun penderitaan penulisnya
dan para muslimah belum berakhir.
Hatta mataa haadza s-sukuut !!
Ini yang sudah kesekian kalinya terjadi..
Entah berapa lagi akan segera menyusul
Kemaren, hari ini dan besok
Begitu seterusnya..
Ya Rabb nasyku ilaika da'fa quwwatina
Wa qillata hiilatina
Allahumma n-shurna nashran adziima
Allahuma 'alaika bil haaula l-kuffar
Allahuma 'alaika biman adzaa l-muslimin.
catatan:
sebarkan agar semuanya bisa mengetahui keadaan ini.
Wajazaakallahu khairan.
Fatimah adalah seorang saudara perempuan seorang
mujahid yang terkenal di daerah Abu Gharib, yang
berasal dari sebuah keluarga yang terkenal kebaikan
dan ketaqwaannya. Suatu hari pasukan AS menyerbu
rumahnya, dengan tujuan menangkap saudaranya. Namun
karena mereka tidak dapat menemukannya, pasukan AS
menangkap Fatimah dengan tujuan memaksa saudaranya
menyerahkan diri.
Surat tulisan tangan Fatimah, baru-baru ini berhasil
diselundupkan keluar dari penjara Abu Gharib, surat
ini menggambarkan penderitaan para tawanan wanita
akibat perbuatan terntara AS. Segera surat ini
tersebar dan menghebohkan kota Baghdad, mengirimkan
gelombang yang akan terus berlanjut ke seluruh Iraq.
Mafkarat al-Islam berhasil mendapatkan salinan surat
tersebut.
Bismillahirrahmanirrahiim.
*Say He is God the One; God the Source [of
everything]; Not has He fathered, nor has He been
fathered; nor is anything comparable to Him.* [Qur*an,
Surat 112 *al-Ikhlas*]
Saya menulis surat Al-Ikhlas ini karena mempunyai arti
yang mendalam bagi saya, dan menimbulkan getaran di
hati orang-orang yang beriman.
Saudaraku mujahidin di jalan Allah* Apa yang dapat
kukatakan padamu?
Saya katakan, rahim-rahim kami telah terisi dengan
janin akibat perkosaan yang dilakukan keturunan kera
dan babi itu. Mereka telah menodai tubuh kami,
meludahi muka kami, dan merobek-robek Al-Quran untuk
digantungkan ke leher-leher kami. Allahu Akbar.
Tidakkah kau mengerti tentang kejadian yang menimpa
kami? Betulkah kau tidak tahu ini terjadi pada kami?
Kami saudaramu, dan Allah akan meminta tanggungjawabmu
tentang kejadian ini kelak.
Demi Allah, tidak semalam pun kami lewatkan di penjara
ini kecuali mereka mendatangi salah satu dari kami
untuk melampiaskan nafsu setannya. Padahal kami selalu
menjaga kehormatan kami karena takut kepada Allah.
Takutlah pada Allah! Bunuhlah kami bersama mereka!
Hancurkan mereka bersama kami! Jangan biarkan kami di
sini agar mereka bisa bersenang-senang memperkosa
kami, sesungguhnya ini adalah sebuah perbuatan dosa
besar di sisi Allah. Takutlah pada Allah akan urusan
kami. Biarkan (jangan serang) tank dan pesawat mereka.
Datanglah pada kami di penjara Abu Ghurayb.
Saya saudaramu karena Allah. Mereka memperkosa saya
lebih dari sembilan kali dalam satu hari. Bisakah kau
bayangkan? Bayangkan salah satu saudaramu diperkosa.
Bersama saya ada 13 gadis, semuanya belum menikah.
Semuanya telah diperkosa didepan mata kami semua.
Mereka melarang kami untuk sholat. Mereka mengambil
pakaian kami, dan membiarkan kami telanjang. Saat
surat ini saya tulis, seorang diantara kami telah
bunuh diri setelah diperkosa beramai-ramai. Seorang
tentara memukulnya di dada dan paha setelah
memperkosanya, lalu menyiksanya. Gadis itu kemudian
bunuh diri dengan memukulkan kepalanya ke tembok
penjara, karena dia sudah tidak sanggup menerima ini.
Meskipun bunuh diri dilarang oleh Islam, saya
memaklumi perbuatannya*
Saya hanya berharap, semoga Allah mengampuninya,
sesungguhnya Dia Maha Pengampun.
Saudaraku, saya katakan padamu lagi, takutlah pada
Allah. Hancurkan kami bersama para tentara itu, agar
kami bisa beristirahat dalam damai.
Tolonglah kami, tolonglah kami, tolonglah kami*
Waa Mu*tasimah!.
Surat ini telah berakhir, namun penderitaan penulisnya
dan para muslimah belum berakhir.
Hatta mataa haadza s-sukuut !!
Ini yang sudah kesekian kalinya terjadi..
Entah berapa lagi akan segera menyusul
Kemaren, hari ini dan besok
Begitu seterusnya..
Ya Rabb nasyku ilaika da'fa quwwatina
Wa qillata hiilatina
Allahumma n-shurna nashran adziima
Allahuma 'alaika bil haaula l-kuffar
Allahuma 'alaika biman adzaa l-muslimin.
catatan:
sebarkan agar semuanya bisa mengetahui keadaan ini.
Wajazaakallahu khairan.
Langganan:
Komentar (Atom)



